Last Updated on September 7, 2026 by TAN GroupNIGHTLIFE GUIDES Promo Ladies Night, Worth It Ga Sih...
Brought to you by...
The journey doesn’t stop here, TAN Group will be launching more outlets in the upcoming months.
Brought to you by...

Download TAN Rewards App to enjoy more benefits. Download Now.
Download TAN Rewards App to enjoy more benefits. Download Now.

Bingung pilih red wine yang worth it buat momen spesial atau sekadar self-reward? Tenang, kamu nggak perlu jadi sommelier buat nemuin favoritmu!
Di antara ribuan varian, ada 10 red wine terbaik yang cocok buat lidah orang Indonesia, mulai dari yang pocket-friendly sampai yang bikin dinner-mu mewah kayak di film Emily in Paris. FYI, beberapa di antaranya bahkan diproduksi lokal, lho. Simak ulasannya!

“Nggak cuma brand-nya yang iconic, rasa-nya bikin lidah pengen nari salsa!”
Casillero Del Diablo adalah red wine legendaris dari Chili yang jadi favorit bartender Jakarta. Anggur Cabernet Sauvignon-nya ditanam di lembah Rapel, di mana sinar matahari pagi dan tanah vulkanik bikin rasa buahnya lebih pekat.
Fun fact: Nama “Del Diablo” (Setan) berasal dari legenda petani yang bilang setan jaga kebun anggurnya!
“Red wine lokal Bali yang bikin turis ketagihan!”
Sababay Ludisia bukti Indonesia punya wine berkualitas dunia. Dibuat dari anggur Probolinggo yang difermentasi dengan teknik Eropa, rasa manisnya natural kayak buah matang.
FYI, wine ini sering dipakai di acara pernikahan Bali karena kemasannya aesthetic!


“Buat yang suka tantangan, ini red wine dengan karakter ‘ngegas’!”
Primitivo (anggur khas Italia Selatan) di tangan Lucarelli jadi red wine bold dengan aftertaste rempah. Cocok buat yang biasa minum kopi hitam atau stout beer yang memiliki cita rasa yang nggak mainstream!
“Kalau mau investasi wine Australia, ini pilihan paling worth it!”
Penfolds Max adalah ikon Barossa Valley , daerah penghasil anggur terbaik di Australia. Proses aging 12 bulan di oak barrel Prancis bikin strukturnya berlapis: mulai dari blackcurrant, vanilla, sampai hint dark chocolate.

Penfolds Max ini tersedia di Rosa Osteria Senopati, cobain yuk!


“Wine lokal Bali yang cocok buat makan pedas!”
Hatten Wines pionir wine Indonesia sejak 1994. Sweet Syrah-nya unik karena pakai anggur tropis yang difermentasi kering, tapi rasa akhirnya manis alami.

“Dessert wine dari Portugal yang bikin malam-mu kayak di Lisbon!”
Port wine ini legenda dengan usia 200+ tahun. Merupakan jenis wine dengan proses aging 5 tahun di oak barrel bikin teksturnya creamy dengan kompleksitas rasa plum, kismis, dan cokelat.
Warning: Kadar alkohol 20%,satu gelas kecil cukup!

“Merlot Amerika yang bikin lidah auto nyaman!”
Beringer Founders Estate Merlot paling friendly buat pemula. Rasa plum & vanillanya ringan, tannin rendah, dan harganya nggak bikin kantong jebol.
“Red wine sparkling? Ini dia solusi buat yang bosan sama prosecco!”
Lambrusco dari Accademia bawa angin segar dari Emilia-Romagna. Gabungan rasa fruity (stroberi, ceri) dengan gelembung halus bikin suasana brunch jadi lebih semangat!
FYI, ini wine favoritnya chef Arnold Poernomo.
Detail:

Accademia Lambrusco ini tersedia di The Neighbourhood Senopati, cobain yuk!


“Kasta tertinggi red wine,cuma untuk momen spesial!”
Chateau Margaux adalah icon Bordeaux yang jadi buruan kolektor. Tiap botolnya adalah blend 5 anggur premium dengan ageing minimal 3 tahun.

Sunkissed jawaban buat yang nggak suka wine terlalu ‘berat’. Rasa stroberi & blueberry-nya dominan, kadar alkohol cuma 12%, dan harganya sepadan dengan segelas mocktail di kafe hits!
| Nama | Harga | Cocok Untuk | Keunikan |
|---|---|---|---|
| Casillero Del Diablo | Rp250-350k | Daging Merah | Aroma blackcurrant & vanilla |
| Sababay Ludisia | Rp180-250k | Pemula / Wedding | Anggur Probolinggo khas Bali |
| Lucarelli Primitivo | Rp400-600k | Pencinta Rasa Bold | Aftertaste rempah kayu manis |
| Penfolds Max | Rp550-750k | Kolektor | Struktur rasa berlapis |
| Hatten Sweet Syrah | Rp150-220k | Makan Pedas | Manis alami tanpa gula tambah |
| Cockburn Port | Rp350-500k | Dessert | Tekstur creamy, kadar alkohol 20% |
| Beringer Merlot | Rp300-400k | All-Around | Rasa ringan, cocok untuk apa pun |
| Accademia Lambrusco | Rp250-350k | Brunch | Sparkling red wine |
| Chateau Margaux | Rp3-5 juta | Momen Spesial | Rating 95/100 Wine Spectator |
| Sunkissed Sweet Red | Rp120-200k | Budget-Friendly | Rasa fruity, kadar alkohol rendah |
Dari 10 red wine di atas, mana yang bikin kamu penasaran? Cobain dulu di The Neighbourhood Jakarta biar ga makin penasaran!
Temukan cerita, promo, dan inspirasi lain dari TAN Group.
Last Updated on September 7, 2026 by TAN GroupNIGHTLIFE GUIDES Promo Ladies Night, Worth It Ga Sih...